Agustus

PTUN Jayapura Ikuti Pembinaan Smart Financial Management untuk Perkuat Literasi Keuangan Aparatur

Berita terkini

Jayapura — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura mengikuti kegiatan Pembinaan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan tema “Smart Financial Management: Keuangan Terkelola, Karier Terjaga, Masa Depan Terencana” pada Kamis, 6 Agustus 2026.

IMG 3715  IMG 3713

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan.

Dalam kegiatan pembinaan tersebut, turut hadir narasumber dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memberikan wawasan mengenai literasi keuangan serta strategi mengelola kondisi finansial secara bijak dan terencana.

Melalui materi yang disampaikan, para aparatur didorong untuk membangun kebiasaan finansial yang disiplin, mulai dari menyusun perencanaan keuangan, mengelola pendapatan dan pengeluaran secara bijak, hingga menghindari perilaku konsumtif yang dapat berdampak pada kondisi keuangan di masa mendatang.

IMG 3711  IMG 3712

Pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya memberikan manfaat bagi kesejahteraan pribadi dan keluarga, tetapi juga dapat menjadi salah satu fondasi dalam menjaga profesionalisme serta integritas aparatur dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan wawasan bagi jajaran PTUN Jayapura untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan, sehingga dapat menjaga kualitas diri, meningkatkan kinerja, dan tetap fokus memberikan pelayanan peradilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Keuangan terkelola, karier terjaga, masa depan terencana. Melalui literasi keuangan yang baik, aparatur PTUN Jayapura diharapkan mampu membangun kehidupan yang lebih terencana sekaligus mendukung terwujudnya aparatur peradilan yang profesional dan berintegritas.